Archive for the penghambaan diri Category

Shalat Hajat

Posted in penghambaan diri on Desember 5, 2010 by yettiasnita

by “KISAHKU” (TRUE STORY)
on Sunday, December 5, 2010 at 8:37pm

“Barangsiapa yang mempunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah atau salah seorang manusia dari anak cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu. Kemudian sholat dua rakaat (sholat Hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan salawat kepada Nabi saw. Setelah itu, mengucapkan “Laa illaha illallahul haliimul kariimu, subhaanallahi….” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Salah satu sholat sunnah adalah sholat Hajat. Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang dilakukan karena adanya suatu hajat, keinginan atau keperluan tertentu, baik keperluan yang berhubungan dengan duniawi ataupun ukhrawi. Sholat adalah doa. Ketika seseorang ingin keinginannya dikabulkan oleh Allah swt, maka ia sholat dan berdoa.

Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang lebih dikhususkan untuk memohon kepada Allah swt agar dikabulkan segala hajat. Allah swt berfirman, “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat.” (QS. Al Baqarah:45)

Dalam menyempurnakan ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai suatu keinginan, Insya Allah dengan melakukan sholat Hajat Allah akan mengabulkan doa dan keinginan tersebut. Doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal adalah kewajiban umat muslim dalam menyikapi banyaknya tuntutan hidup di dunia. Dalam surat Al Baqarah:45 di atas, selain sholat kita diperintahkan juga untuk sabar. Oleh karena itu, sholat Hajat dan memohon kepada Allah dapat kita lakukan setiap hari dengan khusyuk serta tanpa rasa bosan bila keinginan itu belum dikabulkan.

Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (Sholat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad)

Waktu sholat Hajat tidak tertentu, namun tidak diperbolehkan mengerjakan sholat Hajat pada waktu yang dilarang seperti setelah sholat Ashar dan setelah sholat Subuh. Sholat Hajat dilakukan sendiri, tidak berjamaah. Banyaknya rakaat dalam sholat Hajat yaitu minimal dua rakaat dan maksimal sebanyak dua belas rakaat. Dalam pelaksanaanya, jika dikerjakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya.

Berikut ini tata cara sholat Hajat:
• Niat sholat Hajat di dalam hati: Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillaahi ta’aala (“aku niat sholat sunah hajat karena Allah”). Lalu Takbiratul Ihram.
• Membaca doa Iftitah, dilanjutkan dengan surat Al Fatihah kemudian membaca salah satu surat di dalam Al Quran.
• Ruku’ sambil membaca Tasbih tiga kali
• I’tidal sambil membaca bacaannya
• Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali
• Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya
• Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali
• Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir, setelah selesai maka membaca salam dua kali. Jika dilaksakan sebanyak empat rakaat dengan satu salam maka setelah dua rakaat langsung berdiri tanpa memakai Tasyahhud awal, kemudian lanjutkan rakaat ketiga dan keempat, lalu Tasyhhud akhir setelah selesai membaca salam dua kali.
• Setelah selesai sholat Hajat bacalah dzikir yang mudah dan berdoa sampaikan hajat yang kita inginkan kemudian mohon petunjuk kepada Allah agar tecapai segala hajatnya.
Doa setelah sholat hajat:
“Laa ilaaha illallahul haliimul kariimu subhaaanallahi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. As ‘aluka muujibaari rahmatika wa ‘azaaima maghfiratika wal ghaniimata ming kulli birri wassalaamata min kulli itsmin. Laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illaa farajtahu walaa haajatan hiya laka ridhan illa qodhaitahaa yaa arhamar raahimiin.”

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang”.

Dari Kang Deddy: Semoga bermanfaat. Amin

Iklan

Posted in penghambaan diri on Agustus 6, 2010 by yettiasnita
suatu hari.. pd suatu malam.. saat kau terlambat menangkap serabut ekor bintang yg melesat di angkasa.. tak prlu kau kenang dgn menyesali waktu-nya yg tlah trlupakan.. tak perlu kau tunggu lagi ditempat yg sama.. utk memperbaiki caramu meraihnya.. berharaplah selalu akan ada bintang lg.. itu sdh cukup meyakinkanmu bhw Dia ada dimanapun kau menoleh.. ( zeetho )

sungguh menyembuhkan…

Posted in penghambaan diri on Agustus 5, 2010 by yettiasnita

Ketika hadir masalah dan rasa sakit di hati maka katakanlah:

“Ya Allah, aku ikhlas atas ketentuanmu ini, aku terima sepenuhnya permasalahan ini, aku nikmati rasa sakit ini, aku maafkan diriku yang kesal ini, aku maafkan orang yang telah menyakitiku, kulepaskan rasa ingin memiliki titipanMu, kumaafkan semua yang terjadi, dan maafkanlah aku…”

Berikut adalah do’a atau pernyataan yang efektif jika Anda bertemu dengan orang atau situasi yang menjengkelkan… Baca lebih lanjut

Pusat Tawaf

Posted in penghambaan diri on Juni 4, 2010 by yettiasnita

artikel ini saya dapatkan dari fb-Kang Zen ‘Wednesday at 11:30am

judulnya:

Jadikanlah diri Anda sebagai PT (Pusat Thowaf)

Prolog

Bulan bergerak konsisten seraya mengitari/memutari Bumi, sebab Bumi memang layak dithowafi (dijadikan pusat perputaran) oleh Bulan, dikarenakan Bumi “lebih besar” dibandingkan bulan.

Bumi thowaf mengelilingi Matahari, sebab Matahari lebih besar dan lebih kuat dibandingkan Bumi. Elektron thowaf mengitari Inti Atom, sebab Inti Atom lebih kuat daya magnetnya dibandingkan Elektron. Baca lebih lanjut

Dimanakah ALLAH

Posted in penghambaan diri on Maret 18, 2010 by yettiasnita

Dimanakah ALLAH

Teman-temanku, mungkin catatan kali ini adalah merupakan jawaban ilmiah yang saya rangkum dari beberapa literatur dan dari internet yang merupakan jawaban ilmiah dari sebuah pertanyaan ” Dimanakah ALLAH”

Adalah sangat naif bagi kita seorang muslim apabila ditanya dimanakah ALLAH ?, maka jawabannya tergantung darimana dia mengambil ilmunya atau menjawab berdasarkan purbasangka (kira-kira), umumnya jawaban dari pertanyaan tersebut berkisar ALLAH ada dimana-mana atau ALLAH itu dekat. Baca lebih lanjut

wajburni…

Posted in penghambaan diri on Maret 17, 2010 by yettiasnita

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….

Ketika kita mengucapkan wajburni dalam setiap sholat kita….maka sesungguhnya kita sedang memohon kepada Allah untuk menutupi aib-aib kita agar tidak dibukakan kepada umat manusia…….
Baca lebih lanjut

Wudhu lahir dan batin

Posted in penghambaan diri on Maret 15, 2010 by yettiasnita

Semoga bermanfaat
Wudhu lahir dan batin
Seorang ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat waras dan khusyuk sholatnya. Namun, dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggap lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasaikan  kurang khusyuk.
Baca lebih lanjut