Pusat Tawaf

artikel ini saya dapatkan dari fb-Kang Zen ‘Wednesday at 11:30am

judulnya:

Jadikanlah diri Anda sebagai PT (Pusat Thowaf)

Prolog

Bulan bergerak konsisten seraya mengitari/memutari Bumi, sebab Bumi memang layak dithowafi (dijadikan pusat perputaran) oleh Bulan, dikarenakan Bumi “lebih besar” dibandingkan bulan.

Bumi thowaf mengelilingi Matahari, sebab Matahari lebih besar dan lebih kuat dibandingkan Bumi. Elektron thowaf mengitari Inti Atom, sebab Inti Atom lebih kuat daya magnetnya dibandingkan Elektron.

Artinya, bila suatu ZAT Semakin banyak yang mengitarinya, maka semakin besarlah ZAT itu, semakin kuatlah ZAT itu.

Dan Pusat Thowaf, atau pusat perputaran, yang utama adalah Allah SWT, Sebab Allah adalah Maha Besar, Maha Kuat, Maha Magnet, Sumber dari Gravitasi di Semesta.

Planet Murtad

Bulan yang enggan thowaf mengitari Bumi adalah Bulan yang Ingkar. Sehingga kehidupan Bulan itu dapat dipastikan berantakan. Bumi yang enggan Thowaf mengitari Matahari adalah Bumi yang murtad. Sehingga Kehancuran Bumi pun menjadi terlaksana. Dan Elektron yang enggan Thowaf mengelilingi inti atom adalah elektron yang radikal, atau sering disebut sebagai Radikal Bebas. Yang mana bila Radikal Bebas itu masuk ke dalam tubuh manusia, maka rusaklah kesehatan tubuh manusia tersebut.

Karena manusia adalah makhluk yang diberikan akal, maka selayaknyalah manusia mampu thowaf kepada yang Maha Sempurna, Pusat Thowaf sejati di alam semesta yaitu Allah SWT. Dan manusia yang enggan Thowaf kepada Allah SWT adalah manusia yang ingkar, murtad, dan radikal.

Sholat itu Thowaf

Ada Dua unsur hebat dalam diri manusia, yaitu OTAK dan HATI. Dan manusia yang hebat adalah manusia yang menjadikan HATInya sebagai Pusat Thowaf (PT), dan membiarkan sang OTAK berputar-berfokus kepada sang HATI. sedangkan manusia yang celaka adalah manusia yang menjadikan OTAK sebagai pusat Thowafnya.

Maka, agar hati tetap menjadi PT, maka diberlakukanlah SHOLAT, didirikanlah SHOLAT, dimana SHOLAT adalah sebagai salah satu sarana THowafnya OTAK kepada HATI. Menandakan ketundukan sang OTAK kepada HATI sebagai Refleksi dari BAITULLAH.

Perhatikanlah, bahwa ternyata SHOLAT itu berPUTAR, 360 derajat. Dan yang namanya berputar pasti ada yang diputarinya. OTAK yang berada di KEPALA “terlihat” sedang berputar mengelilingi HATI yang bersemayam di PUSAT TUBUH.

Rahasia Arah Thowaf

Bulan berputar mengitari Bumi ke arah kiri. Bumi berputar mengitari Matahari ke arah kiri. Kecenderungan elektron pun demikian, dan Orang-orang Sholeh Thowaf mengitari Ka’bah ketika beribada haji atau umroh pun ke arah kiri. Ada keselarasan perputaran antara alam Mikro (atom) -Makro (alam) – Maha (Spiritual).

Anda pun ketika sedang mengendarai motor, pasti lebih nyaman ketika belok ke kiri dibandingkan ketika belok ke kanan. Al-Quran pun ditulis dari kanan ke kiri. Bahkan komik-komik Jepang hari ini sudah dibuat dari kanan ke kiri, mungkin agar pembacanya bisa lebih nyaman, membaca selaras dengan arah energi.

Bagi Anda yang hobi membuat kopi, kopi susu, teh, jus dan lain sebagainya, aduklah minuman Anda sesuai arah perputaran Thowaf semesta. Bahkan, ketika saya membeli madu, Penjual Madu tersebut menyarankan kepada saya, bahwa Madu tidak baik diminum langsung, melainkan harus dicampur dengan air, lalu di aduk dengan sendok kayu atau plastik, kemudian cara mengaduknya berputar ke arah kiri, sesuai dengan arah thowaf semesta. Subhanallah…

Menjadi Pusat Thowaf (PT)

Mari kita pelajari salah satu RAHASIA BESAR tentang hidup ini agar Anda bisa menjadi Pusat Thowaf (PT)… dan apa keuntungannya jika Anda bisa menjadi pusat Thowaf di semesta Anda….

Agar Anda menjadi Pusat Thowaf :

1. Jadilah orang yang KOSONG – sebagaimana kosongnya BAITULLAH – Tentu saja bukan kosong dari ilmu, tapi Kosong dari KESOMBONGAN… Laa haula walaa quwwata illaa billaah…

Sebab : jika kita sombong, maka orang tidak akan mengitari kita, dan kita tetap kecil dalam kesombongan kita…

2. Jadilah orang yang selalu berusaha MENGOSONGKAN diri dari FAKTA-FAKTA negatif yang bertebaran di alam semesta ini. Kurangi/hindari nonton SINETRON, BERITA KRIMINAL, FILM SUPER DEWASA. Pura-pura BUTA dan Pura-Pura TULI lah dari FAKTA-FAKTA negatif yang tidak sesuai dengan keyakinan Anda.

Sebab : jika kita menanam berbagai FAKTA negatif dalam pikiran dan perasaan kita, maka orang lain pun enggan mengitari kita, kecuali orang-orang yang negatif juga…

3. Teruslah mengosongkan diri Anda dengan cara selalu berbagi dengan apa yang Anda miliki, dalam proporsi yang benar.

Sebab : ILMU kalau tidak dibagikan akan menghambat hadirnya ilmu yang baru, dan harta kalau tidak dibagikan akan menghambat kehadiran harta yang berkah. Sehingga ilmu dan harta yang tidak dikosongkan, tidak dibagikan, alias hanya ditumpuk untuk kepentingan pribadi, tentu saja dapat membuat pelakunya menjadi mudah tersumbat energinya, mudah stress, aliran darah tersendat, serangan jantung, stroke, diabetes, dan lain sebagainya. Na’udzubillaahi min dzaalik…Dan jika kita malas berbagi, atau justru sering meminta kepada manusia, maka kita tidak akan menjadi pusat thowaf tapi justru akan dijauhi oleh orang-orang di sekitar kita…

4. Teruslah membina orang-orang yang mengitari Anda (bukan malah memanfaatkannya). Binalah mereka sehingga mereka pun bisa menjadi Pusat Thowaf bagi semesta yang ada di sekitar mereka…

Sebab : semakin banyat pusat Thowaf (orang sukses) yang mengitari Anda, maka semakin dekatlah Thowaf Anda dengan kesejatian…

Apa Untungnya menjadi PT?

Nah apa keuntungannya jika Anda menjadi Pusat Thowaf… insya Allah :
1. Anda akan semakin dekat dengan Pusat Thowaf Sejati nan suci yaitu Allah SWT
2. Kata-kata Anda akan lebih didengar masyarakat, sehingga pelajaran penting tentang Al-Quran, Kehilafahan, ke-hamba-an, dan alam semesta dari Allah SWT… bisa Anda tabligh-kan dengan lebih efektif kepada umat manusia. Manusia suka mendengarkan sesutu dari orang yang suka menebar kebaikan.
3. Anda akan lebih terjaga dari perbuatan maksiat, karena Anda menyadari betul, bahwa apa yang Anda lakukan akan menjadi panutan bagi umat. Dan Anda sudah menikmati kehidupan Anda sebagai PT, sehingga tidak perlu lagi mencari kenikmatan-kenikmatan yang tidak perlu…
4. Insya Allah kebahagiaan dunia dan akhirat manjadi milik Anda…

Hindari kemusyrikan

Alhamdulillah, setelah Anda berhasil menjadi Pusat Thowaf (PT) di semesta Anda, maka salah satu tugas “berat” Anda adalah tidak menjadikan diri Anda Tuhan-Tuhan kecil bagi orang-orang yang mengitari Anda. Berhati-hatilah, walaupun Anda tidak berniat menjadi Tuhan, tapi kalau orang-orang yang mengitari Anda sangat menggantungkan hidupnya kepada Anda, maka orang tersebut telah menuhankan Anda.

Anda sebagai PT hanyalah perpanjangan “Tangan” Tuhan, dan bukan Tuhan. Anda hanyalah “Wali-Nya” atau “mursyid” bagi hamba Tuhan lainnya. Anda hanyalah manusia biasa , hanyalah hamba-Nya, sebagaimana kehambaan orang-orang yang mengitari anda. Sehingga, tidak boleh terjadi, orang-orang yang mengitari Anda, menggantungkan kehidupannya kepada Anda.

“Allahush Shomad….” artinya “(Hanya) Allah-lah tempat bergantung….”

Tugas Anda sebagai PT adalah memperkenalkan kepada para Thowafer yang mengitari Anda kepada Tuhan yang sejati, Tuhan yang menciptakan Alam semesta beserta keteraturan yang ada, Tuhan yang tidak berkurang powernya walaupun tidak adanya perhatian dari ciptaanNya, Tuhan yang tanpa awal tanpa akhir, Tuhan yang tak terbayangkan bentuknya, Tuhan yang Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Pemaaf, Maha Bijaksana, dan Maha Pemberi Azab…

Tuhan Sejati… Higher Self … bagi diri Anda dan bagi Alam semesta.. Bukan Tuhan milik Pribadi..Tapi Tuhan yang satu untuk semua….

Laa ilaaha illaallaah
Laa haula walaa quwwata illaa billaah..

Wallahu alam
KZ

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: